Ternyata Ini Penyebab Warga Desa Wadas Purworejo Halangi Polisi Masuk Desa

- Senin, 8 November 2021 | 10:10 WIB
Sejumlah warga mengadang anggota Polsek Bener saat melakukan patroli di Desa Wadas. /Tangkapan layar Instagram/@humasrespurworejo (/Tangkapan layar Instagram/@humasrespurworejo)
Sejumlah warga mengadang anggota Polsek Bener saat melakukan patroli di Desa Wadas. /Tangkapan layar Instagram/@humasrespurworejo (/Tangkapan layar Instagram/@humasrespurworejo)


HALLO SPORTNEWS - Viral di media sosial video polisi dihalangi warga saat akan patroli masuk ke Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Terlihat anggota Polsek Bener Polres Purworejo dihalangi sejumlah remaja warga Desa Wadas saat akan masuk ke jalan desa untuk melakukan patroli rutin.

"Patroli? bisa dilihat suratnya (surat tugas) pak?," kata seorang pemuda dikutip Hallosportnews.com dari Pikiran-Rakyat.com bersumber akun Instagram @humasrespurowrejo, Minggu, 7 November 2021.

Baca Juga: PSG vs Bordeaux: Neymar Selebrasi Duka Cita untuk Marilia Mandonca

Polisi yang merekam video tersebut pun menyebutkan bahwa patroli yang dilakukan polisi di desa tersebut, dihalangi oleh warga.

"Patroli Polisi dihalang-halangi warga," ucap polisi tadi.

Pengadangan anggota Polisi yang akan berpatroli tersebut terjadi pada Sabtu, 6 November 2021.

Baca Juga: Dikalahkan Musuh Bebuyutan, Praveen/Melati Runner Up Hylo Open 2021

Rupanya bukan tanpa alasan warga Desa Wadas melakukan tindakan pengadangan terhadap Polisi tersebut.

Hal itu dilakukan, karena dalam rentang waktu kurang lebih sebulan terakhir, Polres Purworejo telah melakukan serangkaian tindakan yang dirasa sebagai bentuk teror dan intimidasi terhadap warga.

Pernyataan itu disampaikan melalui pers rilis dari Gerakan Masyarakat Peduli Alam Desa Wadas.

Baca Juga: Akhiri Paceklik Gelar, Kevin/Marcus Juara Hylo Open 2021

"Hampir setiap hari sejak bulan September 2021, beberapa anggota Polres Purworejo mendatangi Desa Wadas. Beberapa kali di antaranya membawa senjata laras panjang dan menutupi identitasnya dengan rompi antipeluru," tutur pihak @wadas_melawan.

Tindakan tersebut pun dirasa sangat meresahkan oleh warga, serta membangkitkan kembali trauma, terutama pada ibu-ibu dan anak-anak.

Pasalnya, ratusan aparat Polres Purworejo melakukan tindak kekerasan dan penangkapan terhadap beberapa orang warga Wadas dan kuasa hukum warga pada 23 April 2021 silam.

Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Diwarnai 2 Gol Bunuh Diri, PSS Sleman Tekuk Persikabo 3-2

"Kedatangan aparat dan sejumlah pihak ke Desa Wadas dinilai oleh warga sebagai upaya teror dan intimidasi terhadap perjuangan warga mempertahankan kelestarian ruang hidupnya dari ancaman kerusakan yang akan ditimbulkan apabila proyek penambangan batuan andesit berhasil dilakukan di desanya," kata pihak @wadas_melawan.

Mereka menambahkan bahwa alasan Polisi melakukan patroli untuk ketertiban masyarakat pun sulit diterima, apalagi warga merasa resah dengan tindakan-tindakan aparat yang hampir setiap hari datang.***

Editor: Tri Nawirun

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Labuan Bajo Diguncang Gempa 4,9 Magnitudo

Senin, 28 Februari 2022 | 22:32 WIB

Terpopuler

X